Biografi: Hans Christian Lie

 The Living Hidrochloric Acid

🖥️⭐Informatika VIII (Blog) - Formatif I⭐🖥️

    Senyawa kimia asam hidroklorida (HCl) seringkali disebut sebagai benda mati. Akan tetapi asam tersebut menjadi Hans Christian Lie di Jember. Hans Christian Lie lahir pada dini hari tanggal 2 September 2010 di rumah sakit Pantisiwi di Jember. Saat ini dia sedang bersekolah di salah satu sekolah terbaik di Jember yaitu Sekolah Dian Harapan Jember (SDH Jember). 

    Pada masa kecilnya, Hans dikenal dengan anak yang cukup nakal. Persediaan telur 1 kilogram dijatuhkan begitu saja sehingga dihukum oleh mamanya. Selain telur, Hans juga pernah menuliskan "Bersatu kita teguh, bercerai kita satu" sehingga ketika diketahui oleh mamanya, ia dihukum menulis 100 kali kalimat tersebut dengan versinya yang benar. 

    Hans pertama kali bersekolah di TK Aletheia, yang merupakan sekolah Kristen. Setiap harinya, Hans pasti telat masuk sekolah, paling sedikit 10-20 menit, ditambah tidak memakai seragam melainkan baju bebas. Saat itu Hans dikenal sebagai anak yang tidak bisa berbicara, bahkan ia mendapatkan nilai nol karena tidak mau menyebutkan huruf 'J'. Ia masih ingat percakapannya dengan gurunya:

"Ayo, ngomong huruf J. Je"

*Hans diam saja

"Yaudah, bu guru kasi nilai nol"

*Hans diam saja

Hans bersekolah di TK Aletheia hingga jenjang TK-B, sebelum pindah ke sekolah SDK Maria Fatima I.

    Hans bersekolah di SDK Maria Fatima I selama 2 tahun. Disana ia mendapatkan banyak sekali teman, seperti Gerald dan Jesslyn. Namun Jesslyn menghilang secara misterius di pertengahan semester, diduga karena pindah sekolah. Disinilah Hans mulai diasah untuk belajar oleh orang tuanya. Hans pindah dari SDK Maria Fatima I ketika masa MPLS kelas 3. 

    Hans masuk ke SDH Jember pertama kali sebagai angkatan pertama di kelas 3. Saat itu jumlah murid hanya sedikit, 1 kelas berisi 6 orang. Hans dengan bantuan mamanya membuat suatu karya yang ditujukan kepada wali kelas kelas 4, yaitu ms. Dinda. Berikut adalah videonya:

    

Di SDH Jember Hans mulai menemukan bakatnya saat kelas 6, yaitu ketika ia mengikuti lomba 'Musik Kreatif' di gerejanya. Sejak saat itu ia mulai mengasah bakatnya yaitu bermain musik. 

    Hans pun naik ke kelas 7, teman-temannya bertambah banyak, yaitu sebanyak 18 siswa. Di antara 18 siswa tersebut, Hans bertemu dengan Gerald. Wajahnya tetap sama, hanya saja ia lebih dewasa di kelas 7. Hans juga bertemu dengan Jesslyn lagi yang sebelumnya menghilang secara misterius. Kelas 7 ini merupakan permulaan yang baru lagi baginya, karena harus beradaptasi dengan kelas yang muridnya cukup banyak.

    Di kelas 7 Hans mengasah skill komunikasi dan sosialisasinya. Meskipun belum sempurna, ia tetap berusaha dan mencoba untuk lebih berani menyampaikan pendapatnya di depan kelas. Di kelas 7 ada banyak sekali kenangan, mulai dari pengalaman pertama classmeet, SDH Got Talent, SDH Awards, dan banyak lagi. Tentunya mata pelajaran yang dihadapi lebih sulit, akan tetapi Hans tetap berusaha untuk menampilkan yang terbaik.

    Hingga saat ini di kelas 8, Hans tetap berjuang dan berusaha untuk mewujudkan visi dan misi dari SDH Jember, serta memberikan penampilan yang terbaik selama masa SMP ini. Setiap hal yang telah dilalui bisa menjadi bekal untuk menghadapi masa depan yang Tuhan telah rencanakan. 

Hans Christian Lie -  3 Bulan


Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pengelolaan Sumber Daya Alam: Perkebunan